Narnia, Fantasy, Dan Skandar Keynes :p

Narnia, Adalah sebuah film fantasy. yang waduh, bisa menghipnotis saya untuk berkunjung ke negeri idaman nan elok itu. apa saja yang ada didunia itu bisa bicara, baik hewan maupun tumbuhan. dan, gak lupa dengan sang singa agungnya “Aslan”.

selain aslan, ada juga beberapa prajurit yang badannya itu setengah manusia setengah kuda. tapi mereka benar – benar perkasa lho yah. mereka bertempur hanya untuk kebebasan narnia dari segala pengaruh jahat. baik si penyihir putih, maupun king miraz.

baiklah, pertama kali saya ingin membahas sang singa agung yang selalu menghipnotis saya ketika dia muncul dan berbicara. entahlah, aslan mempunyai magic tersendiri dan juga di dukung oleh pengisi suara yang aduhai berhasil menggoda saya untuk menjadikan fans dari aslan.

dilihat dari gambarnya saja aslan memiliki sebuah wibawa. pembuat animasi dari singa ini saya acungin 4 jempol. jika dibandingkan dengan hewan aslinya hanya sedikit memiliki perbedaan. terletak pada bulu – bulunya itu lho.. ihiy! aslan membuat saya ngefans abis!.

berikut ini saya kasih ya, cuplikan dari memorable quotesnya aslan. :)

Narnia – Prince Of Caspian
[Lucy wonders why Aslan hasn't ridden in to save the day]
Aslan: Things never happen the same way twice, dear one.

Narnia – The Lion, The Witch, And The Wardrobe
Aslan: To the glistening eastern sea, I give you Queen Lucy the Valiant. To the great western wood, King Edmund the Just. To the radiant southern sun, Queen Susan the Gentle. And to the clear northern sky, I give you King Peter the Magnificent.

Aslan: Once a king or queen of Narnia, always a king or queen. May your wisdom grace us until the stars rain down from the heavens.

and finally, ini kata – kata perpisahan dari lucy ke aslan. di Narnia ke tiga. yang sukses bikin gw mewek. karena Ostnya mendukung dan suasananya juga mendukung. yah.. setidaknya lucy sudah tidak akan kembali ke Narnia lagi. :(

Lucy Pevensie: Aslan, will we ever meet with you in our world?
Aslan: You shall.
Lucy Pevensie: How?
Aslan: Because there I have another name. You must learn to know me by that name. This was the very reason why you were brought to Narnia, that knowing me here for a little, you may know me better there.

dan beginilah suasana ketika lucy, edmund, dan aslan berpamitan :(

baiklah, belum apa – apa udah cerita sedih aja, huh!. lanjut, ini cerita selanjutnya. kali ini saya akan ngebahas tentang gadis cantik, bernama lucy pevensie. nama aslinya georgie henley. saya ingat betul gadis ini masih imut sekali ketika memainkan karakter lucy pada Narnia pertama. sekarang dia udah gede, remaja, dan cantiknya!. hayo, siapa yang menyangka gadis ini akan berubah menjadi seperti sekarang. ini saya berikan perkembangannya yah. :)

Lucy Pevensi, Georgie henley.

Narnia – The Lion, The Witch, And The Wardrobe.

Narnia – Prince Of Caspian

Narnia – The Voyage of The Dawn Treader – Pas Confrencee Perssnya :) cantik kan?

Oh iya, di film narnia yang deket banget sama aslan yah lucy ini. kalo ngeliat lucy lagi ngeliat aslan itu bikin hati seneng. mendadak merinding *halah lebay!* cuman beneran lho, dia kyak lagi bertemu dengan sesuatu yang indah banget langsung dipeluklah aslan :). oh iya ini saya kasih memorable quotesnya dari lucy pevensie ya!

Narnia – The Lion, The Witch, And The Wardrobe.

Mr. Tumnus, the Faun: And what about you? You must be some kind of beardless dwarf?
Lucy Pevensie: I’m not a dwarf! I’m a girl. And actually, I’m tallest in my class.
Mr. Tumnus, the Faun: You mean to say that you’re a daughter of Eve?
Lucy Pevensie: [confused] Well, my mum’s name is Helen…
Mr. Tumnus, the Faun: Y-Yes, but, you are in fact… human?

Lucy Pevensie: I wouldn’t lie about this!
Edmund Pevensie: Well, I believe you.
Lucy Pevensie: You do?
Edmund Pevensie: Yeah, of course. Didn’t I tell you about the football field in the bathroom cupboard?

Lucy Pevensie: Are you all right? You look awful.
Edmund Pevensie: Well, what do you expect? I mean, it’s freezing! How do we get out of here?

Mr. Tumnus: [sees Lucy looking at picture] Now, that… that is my father.
Lucy Pevensie: He has a nice face. He looks a lot like you!
Mr. Tumnus: No. No, I’m not very much like him at all, really.
Lucy Pevensie: My father’s fighting in the war.
Mr. Tumnus: My father went away to war too. But that was a long, long time ago.

Lucy Pevensie: It’s all right! I’m back! I’m all right!
Edmund Pevensie: Shut up! He’s coming!
Peter Pevensie: You know, I’m not sure you two have quite got the idea of this game.
Lucy Pevensie: Weren’t you wondering where I was?
Edmund Pevensie: That’s the point. That was why he was seeking you!
Susan Pevensie: Does this mean I win?
Peter Pevensie: I don’t think Lucy wants to play anymore.

Narnia – Prince Of Caspian

Lucy Pevensie: Oh my gosh, he’s so cute.
Reepicheep: [Reepicheep draws his sword and looks around] Who said that?
Lucy Pevensie: Um, sorry.

Lucy Pevensie: I wish you would all stop trying to sound like grown-ups! I didn’t think I saw him, I did see him.
Trumpkin: I… *am* a grown-up.

Lucy Pevensie: [holding up one of her old dresses] I was so tall.
Susan Pevensie: Well, you were older then.
Edmund Pevensie: As opposed to hundreds of years later, when you’re younger.

Peter Pevensie: When Aslan bares his teeth, winter meets its death.
Lucy Pevensie: When he shakes his mane, we shall have spring again. Everyone we knew – Mr. Tumnus and the Beavers – they’re all gone.
Peter Pevensie: I think it’s time we found out what’s going on.

Lucy Pevensie: [after Aslan roars in Trumpkin's face] Do you see him now?

Narnia – The Voyage of The Dawn Treader

Edmund Pevensie: Squirt? I’m a king.
Lucy Pevensie: Not in this world.

Edmund Pevensie: Lucy, have you seen this ship before?
Lucy Pevensie: It’s very Narnian looking, isn’t it?

Gael: When I grow up, I want to be just like you.
Lucy Pevensie: When you grow up, you should be just like you.

dan… taraaaaaaaaaaa! yang terakhir saya akan bahas adalah Skandar Keynes. iya! si cowok ganteng yang selalu membuat saya betah berinternetan hanya untuk mencari informasinya. yap! dia adalah edmund pevensie!. anak ketiga dikeluarga pevensie. di cerita ini dia paling dekat sama lucy loh yah. gimana saya gak klepek – klepek selain ini cowok ganteng, dia juga pintar lohh! keturunan orang cerdas juga dikeluarganya. dan inilah foto – fotonya si edmund :)

Narnia – The Lion, The Witch, And The Wardrobe.

Narnia – Prince Of Caspian

Narnia – The Voyage of The Dawn Treader – Pas Confrencee Perssnya :) gimanahh? ganteng bukannn

kecilnya aja udah imut bangetttzzz! saking imutnya sampe ada zznya. bahahahha :D. cuman beneran saya suka bener sama ini cowok. ini ada memorable quotesnya dari edmund pevensie :)

Narnia – The Lion, The Witch, And The Wardrobe.

Susan Pevensie: The professor knew we were coming.
Edmund Pevensie: Perhaps we’ve been incorrectly labeled.

Jadis The White Witch: I can make anything you like.
Edmund Pevensie: Can you make me taller?

Peter Pevensie: When are you gonna learn to grow up?
Edmund Pevensie: Shut up! You think you’re dad, but you’re NOT!

Edmund Pevensie: If home’s still there.

Susan Pevensie: Besides, we could all use the fresh air.
Edmund Pevensie: It’s not like there isn’t air inside.

Lucy Pevensie: Are you all right? You look awful.
Edmund Pevensie: Well, what do you expect? I mean, it’s freezing! How do we get out of here?

Peter Pevensie: Well done, Ed.
Edmund Pevensie: You bowled it!

Narnia – Prince Of Caspian.

Lucy Pevensie: I wonder who lived here.
Susan Pevensie: [picks up a small gold statue] I think we did.
Edmund Pevensie: Hey, that’s mine! From my chess set!
Peter Pevensie: Which chess set?
Edmund Pevensie: Well, I didn’t exactly have a solid gold chess set in Finchley, did I?

King Miraz: Tell me, Prince Edmund…
Edmund Pevensie: King.
King Miraz: I beg your Pardon.
Edmund Pevensie: It’s King Edmund, actually. Just King though. Peter’s the High King.
[awkward pause]
Edmund Pevensie: I know, it’s confusing. (yang ini bikin gw ngakak! asli lucu banget si edmund disini )

[after destroying the ice wall, which summons the White Witch]
Edmund Pevensie: [to Peter] I know, you had it sorted.

Edmund Pevensie: [to Miraz concerning the proposed duel to the death] So you’re bravely refusing to fight a swordsman half your age?

[watching Susan kiss Caspian goodbye]
Lucy Pevensie: I’m sure when I’m older, I’ll understand.
Edmund Pevensie: I’m older and I don’t think I *want* to understand… (yang ini juga kacau bener si edmund. ngakakk!)

Susan Pevensie: Oh no! Pretend you’re talking to me!
Edmund Pevensie: We *are* talking to you.

Edmund Pevensie: [to Peter] Keep smiling. (sempet – sempetnya si edmund! bilang keep smiling. orang udah mau dipedang gitu, ngakakkkk!!)

Edmund Pevensie: [after no one believes that Lucy had really seen Aslan] The last time I didn’t believe Lucy, I ended up looking pretty stupid.

[last lines]
Edmund Pevensie: Do you think there’s any way we can go back?
Edmund Pevensie: [the Pevensies all stare at him] I left my new torch in Narnia.

[searching the ruins of Cair Paravel, Edmund comes across a large boulder]
Edmund Pevensie: Catapults.
Peter Pevensie: What?
Edmund Pevensie: This didn’t just happen. Cair Paravel was attacked.

Narnia – The Voyage Of The Dawn Teader.

Edmund Pevensie: So, if there are no wars to fight, then why are we here?

Edmund Pevensie: Squirt? I’m a king.
Lucy Pevensie: Not in this world.

Intake Officer: Are you sure you’re eighteen?
Edmund Pevensie: Why? Do I look older?

Eustace Clarence Scrubb: What rubbish! See? That’s what happens when you read all of those fanciful novels on fairy tales of yours.
Edmund Pevensie: There once was a boy called Eustace/who read books full of facts that were useless.

dan sedihnya. edmund udah kagak main lagi di Narnia, karena aslan udah mengucapkan perpisahan kepada lucy dan edmund. mungkin kalau filmnya digarap sampai habis. pas bagian paling akhir si edmund bakal diajak main lagi untuk merampungkan pertarungan terakhir untuk kehidupan narnia yang kekal ( bocoran : diceritanya nanti, lucy dan edmund udah meninggal dunia di dunia nyata. jadi dia bakal menjadi raja dan ratu yang abadi di dunia narnia ). lagi pula yaa, si lucy itu sekarang udah gede banget. tingginya aja hampir sama kayak si edmund malahan nyaingin edmund. oh iya. saya pernah baca suatu artikel katanya banyak dari fans narnia pengennya edmund sama lucy pacaran beneran. ihiyy! saya juga ngarep gitu. habisnya mereka serasi banget. ini foto – foto mereka sewaktu press confrence narnia ke tiga :)

Skandar & Georgie – Kesatu

Skandar & Georgie – Kedua

Skandar & Georgie – Ketiga

Skandar & Georgie – Keempat

wah, banyak juga post saya kali ini. saya rasa cukup segini ya. walaupun udah berkali kali nonton bahkan sampe hafal dialognya tetap saya suka dengan alur kisah dari the cronicles of narnia :). lagi pula ini film pertama kali saya tonton di bioskop bersama pacar saya. yang caspian. waktu itu saya baru pacaran sebulan dengannya. dan Alhamdulillah sekarang sudah mau jalan 4 tahun. *halah curhat!* bahahahha. :D

With Love,

nDue finDzha.
a.k.a Rini Astuti Handayani

6 thoughts on “Narnia, Fantasy, Dan Skandar Keynes :p

  1. eh kmu kul di bsi y?

    saya juga mau kesana.. ngomong2 jurusan manajemen informatika itu gambaranya gmn? apa aj yg dpelajarin? kalo lulus bisa jadi ap aj?

    • iyah, tau dari mana ya?
      yah jurusannya banyak sih. lebih bagusnya kamu konsultasikan dengan admin bsi aja ya
      untuk pastinya :)
      terima kasih.

    • kayaknya sih klo MI cenderung kemana ya?
      gue gak ngeh banget sihh.
      kan gue di KA.
      mungkin kalo web” gitu apa bukan teknik komputer ya?

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.819 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: