Do’aku Teruntukmu Bapak..

Rabu, 22 September 2010

Terdengar suara merdu dari penyanyi jawa yang lagunya sedang berputar pada aplikasi program winamp. yang mungkin sudah pada mengenalnya. yah.. “Didi Kempot” membuat saya hari ini menundukkan kepala.. terurai air mata.. sungguh terharu. lagu berkisah tentang perjuangan seorang bapak.. ada baiknya saya copy liriknya. maap kalau translate dalam bahasa indonesianya masih ada yang kurang. harap dimaklumi saya hanya bisa berbahasa jawa ngoko. alias paling kasar 😦

Didi Kempot – Bapak

Rambut wes ra ireng. – Rambut dah ga hitam lagi
Wes malih rupane. – Sudah berubah warnanya
Ireng dadi putih saikine. – Hitam jadi putih sekarang

Dino tambah dino. – Hari tambah hari
Umur tambah tuo. – Umur nambah tua
Nanging koyo – koyo ora di roso. – tapi semua itu seperti tidak dirasa

Ngadek dadi cagak. – Berdiri seperti cagar kokoh
Nyonggo piringe anak. – Memberi makan anaknya
Mempeng kerjo ora mikir rogo – Giat bekerja tanpa memikirkan raga
Paribasan umur wes akeh cacahe. – Seumpamanya umur sudah banyak jumlahnya
Nganti bingung anggonku ngitunge. – Sampai bingung aku menghitungnya

Bapak.. Bapak.. Tekadmu kuwi tak uji. – Tekadmu itu membuatku salut
Bapak.. Bapak.. Kowe koyo senopati. – Kamu seperti senopati
Bapak.. Bapak.. Panasmu ngungkuli geni. – Panasmu melebihi api
Bapak.. Bapak.. Kena angin soyo ndadi. – Kena angin semakin menjadi

Senadyan wes tuwo. – Walaupun sudah tua
Nekat mempeng kerjo. – Masih nekat untuk bekerja
Nyambut gawe. kanggo nguripi keluargo. – Bekerja untuk menghidupi keluargamu.

(doa’a dalam lagu ini)
**Bapak senadyan umur wes tuwo. – Bapak walaupun kamu sudah tua
Nanging tekadmu iso kanggo tulodho. – Tapi tekadmu bisa buat contoh
Aku anakmu mung iso memuji. – Aku anakmu hanya bisa berdo’a
Mugho – mugho bapak tansah pinaringan bagas waras. – Semoga bapak diberikan kesehatan
Saking gusti ingkang moho kuoso. – Sama Gusti Allah Yang Maha Kuasa
Kulo pak anak sampeyan. – Aku pak anakmu.

Yah.. lagunya membawaku kepada slide kenangan manis bersama bapak sewaktu saya masih bayi ( tdk mengingat kenangannya ) sampai saya kemarin!. yah bapak.. engkaulah pria yang sangat berjasa dalam hidupku. karena apa yang aku peroleh sekarang tak luput dari usaha kerja kerasmu dahulu pak..

Bapak.. engkaulah senopati. yah bekerja dari pagi sampai larut malam membanting tulang. bergumul dengan mesin – mesin yang butuh usaha untuk membuatnya hidup kembali.. Pak.. seketika teringat ketika aku masih kecil. Bapak selalu memberikan apa yang aku rengekin. dari mainan.. baju.. perlengkapan sekolah.. dan uang jajan.. ketika aku mendapatkannya. aku tdk pernah berterima kasih kepadamu melainkan senyum kegirangan!

Bapak.. engkaulah contohku. karenamu aku banyak mengambil pelajaran dalam hidup ini. teringat kembali. ketika aku masih SMP, aku meminta sebuah tas baru kala itu. dengan susah payah.. bapak mengumpulkan uang dari seribu. lima ribu. padahal sewaktu itu bapak ingin membeli celana baru. tapi dengan ikhlasnya bapak membelikanku tas. dan mengalah dengan ego sendiri. akhirnya bapak memakai celana seadanya yang lusuh.. dan sobek kala itu. sekali lg aku tidak berterima kasih kepadamu. melainkan tertawa kegirangan. horaay tasku baruu !!

Bapak.. engkaulah semangatku. ada satu kenangan yang sampai sekarang bisa membuat emosiku naik dan marah. jika mengingat kembali. yah.. sewaktu saya mendaftarkan diri untuk masuk ke Sekolah Menengah Atas.. saya sadar betul kalau susah masuk ke SMA N dikota ini. karena nilaiku kecil kala itu. tapi bapak bilang usaha dulu.. jangan nyerah gt aja. dan aku mengikutinya. akhirnya bapak mengantarku. nyasar. ketika sampai.. dan tahukah kawan apa yang terjadi. bapak dimarahin. guru – guru yang seperti maniak uang menghinanya : “pak mending anaknya dibawa pulang aja deh. daripada disini buang – buang waktu saya aja karena ngurusin anak yang nilainya kecil!!” mukanya sedih.. mungkin menahan malu jg. tp percayalah bapak.. sejak saat itu aku berjanji untuk belajar lebih giat lagi.. dan tidak akan membuatmu dihina lagi..

Bapak.. Do’aku selalu untukmu.. semoga bapak diberikan keselamatan dunia dan akhirat. Semoga Gusti allah mengangkat penyakitmu.. dan bisa segar seperti beberapa tahun yang lalu. dan kalau mudik kita muter – muter jawa tengah. semoga bapak selalu diberi kebahagiaan. semoga aku jg selalu bisa dapet rejeki stiap bulannya untuk bisa kasih uang ke bapak buat jajan. karena bapak sudah tdk bs bekerja lagi. bapak.. terima kasih teruntukmu yang sangatt amat banyak. karenamu aku bisa menjadi seperti sekarang.. karenamu aku mendapatkan sekolah 12 tahun. karenamu aku mendapatkan mainan.. tas.. dan smua yang aku perlukan.. dan bapak.. maafkan atas ucapan. dan smua perbuatanku yang menyakitimu bapak..

dedicated for my lovely father..
πŸ™‚ smoga gusti allah mendengar do’aku
amieenn.

Iklan

4 thoughts on “Do’aku Teruntukmu Bapak..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: