Mohon Do’anya Untuk Bapak…

Mohon do’anya semua buat yang membaca blog saya, untuk kesembuhan bapak saya, yang sudah satu bulan ini bolak – balik Rumah Sakit untuk dirawat. Bahkan beberapa waktu lalu harus masuk ke ruangan ICU, dikarenakan fisik bapak down sekali. Kala itu tensi darahnya hanya 60 dari orang normal yang minimal 110.

Penyempitan Katub Jantung, itu penyebab badan beliau tidak bisa berdenyut normal. Ada penyempitan katub jantung dibagian kanan. Sehingga badan yang sebelah kanan yaitu kaki, tangan bengkak sebelah. Dan dibagian perutnya bengkak hampir menyerupai orang hamil. Saya dan mama saya yang melihat kondisi seperti itu tidak kuasa menahan air mata, Ya Allah, kenapa cobaan ini menghampiri keluarga kami…

Cara yang ditawarkan dokter sungguh sangat berat dirasakan oleh kami. Operasi dengan besarnya harga 100 juta dan itupun tidak maksimal, karena cincin yang diganti hanya bisa bertahan 2 tahun, selepas itu nanti harus operasi lagi dengan harga yang sama. Apa yang mesti kami lakukan? Hanya bisa pasrah dan terus berdo’a masih adahkan keajaiban sang Khalik untuk mencabut semua sakit yang diderita oleh bapak. Uang segitu bagi saya dan mama itu sangat mustahil. Saya hanya bekerja sebagai karyawan biasa dengan penghasilan tidak seberapa, sedangkan mama saya hanya seorang penjaga warnet dengan penghasilan yang mungkin beberapa diantara kalian sudah bisa menafsirkan, sedangkan bapak saya sudah 3 tahun tidak bekerja karena jantungnya tidak kuat untuk beraktifitas seperti dahulu kala.

Bapak, sungguh teringat sosokmu yang dahulu kita pernah bermain ke taman, ketawa, makan, gosipan, dan pemarahmu membuat saya rindu berat akan situasi kaya dulu. Tapi sekarang saya hanya melihat seorang manusia yang terbaring lemah, dengan perut membengkak, kaki dan tangan semakin membengkak. Bapak, bukan seperti bapak yang dulu lagi. Ya Allah, mudahkanlah jalannya untuk menuju kesembuhannya, peluklah dia dalam setiap kesakitannya, agar dia tidak menyerah untuk melawan penyakitnya. Saya dan mama hanya pasrah terhadap apa yang ditakdirkan. Bagaimanapun untuk melakukan operasi itu tidak mungkin. Kami tidak ada biaya. Beginikah harusnya keluarga yang tidak mempunyai uang lebih, tetapi malah disuguhkan dengan masalah lagi lagi kendala biaya.

“nanti kalau bapak sembuh, bapak beliin pakaian berjas dengan celana seperti orang kantoran itu, ditambah dengan topi kayak model kompeni. Sama sepeda gasela yang bunyi krincing – krincing yah nduk.. sekalian di foto. Nanti bapak mau muter – muter desa kamu ikutin dari belakang ya..”

Begitulah paparnya disaat dia sedang bertarung antara sehatnya dengan sakitnya diruang ICU kala itu, saya seketika mendengar keinginannya langsung sedih, hati saya seperti tertusuk sebilah pisau. Sakit, dan terharu. Bagaimana tidak. Kami sudah pasrah dengan apa hal yang terjadi maupun itu buruk, tetapi semangatnya untuk sembuh masih ada. Dia masih ingin berkeliling dengan keinginannya itu. Duh gusti, saya mesti bagaimana?

Sekarang saya dijakarta untuk menambah biaya berobatnya, sedangkan bapak di klaten bersama dengan mama saya, sungguh saya rindu akan suasana berkumpul bersama. Sudah sebulan saya sendirian disini. Bahkan sekarang setiap akan tidur saya selalu berdo’a semoga hari besok saya masih bisa bertemu dengan bapak. Semoga Allah memberikan mukjizat dan keajaibannya untuk kesehatan bapak dihari esok..

Saya mohon do’anya semuanya, untuk kesembuhan bapak saya. Semoga beliau lekas dibawa pulang dari Rumah Sakit. Dan bisa seperti sedia kala.. terima kasih semuanya untuk yang telah mendoakan kesembuhan bapak…

Note : foto ini diambil ketika bapak dipindahkan keruang perawatannya. saya ingin memotonya bersama mama saya. yah. merekalah hidup saya 🙂

Iklan

5 thoughts on “Mohon Do’anya Untuk Bapak…

  1. Ceped sembuh yah mas wondo ….
    Tetap semangad wad mba pen and ndod…
    Semua akan indah pada waktunya nanti 🙂
    Jalani semua dengan ikhlas
    life must go on . 😀

    • yaaaaaaaaaah. terima kasih banget sodaraku yang sangaaaaaaaaat kucintaai.
      selalu ada, gak lu, gak keluargalu.
      selalu nolongin mamake dan bapake.
      terima kasih banget yaaaaaaah. tiss :*

    • thanks so much nggi.
      kamu slalu ada untuk mendo’akan aku dan keluargaku..
      terima kasih yah anggi 🙂

  2. Ping-balik: Stasiun Kereta Api « Nona Gulali – Cerita nDue

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: