Bicara Resolusi

Sebelumnya, Selamat tahun baru 2012. semoga semuanya semakin nyaman. πŸ™‚

Awal tahun itu biasanya identik dengan Resolusi, dan Pencapaian. tidak hanya selebriti saja yang berseru lantang, berkicau dengan bangganya akan apa resolusi dan bagaimana mereka mencapainya. saya, dan beberapa teman pun berbicara dan beceloteh akan hal yang sama.

“Apa Resolusimu ditahun ini?, Terus gimana kamu menjadikannya nyata?”

Beberapa teman saya menjawabnya dengan antusias, semangat menggebu, dan beberapa catatan di buku agendanya pun beberapa teman saya yang lainnya. tapi tidak dengan saya. entah kenapa sepertinya saya tidak terlalu antusias untuk menjawab 2 pertanyaan yang dilontarkan diatas. karena sebenernya yang tau apa, dan siapa diri saya itu ya saya sendiri. ndak perlu saya gembar-gemborkan ke hal umum. kayaknya rasanya suka minder atau malu aja gitu ya kalau ada yang ndak sesuai dengan rencana. *curhat :p*

Setahun yang lalu, saking antusiasnya saya ini sampai membeli buku agenda baru, dan bulpoint baru hanya untuk menulis lembaran baru untuk resolusi dan gimana saya menjadikannya nyata. saya mulai menjabarkan untuk segala jenis investasi, barang, ataupun kebutuhan yang saya ingin beli ditahun itu 2011. awalnya berjalan dengan baik, sampai akhirnya hanya bertahan sebulan dari dua belas bulan hitungan kalender. Yah, siapa yang menyangka ternyata di bulan februari Alm. Bapak saya sakitnya udah parah, dan bahkan harus di opname di rumah sakit.

Setelah kejadian itu, ditambah dengan cobaan bahwa nyatanya Allah sayang dengan bapak saya, yang dibuktikannya dengan diambilnya bapak saya dari dunia Fana ini. semuanya musnah, impian, resolusi, pencapaian. bobrok ditengah jalan. semuanya jadi kalut, dan remuk. sepertinya rasa kehilangan akan sosok seorang bapak yang menggelanyut di relung hati saya itu yang menyebabkan saya malas berbicara resolusi lagi. yang saya mau, jalani saja seperti apa adanya. jangan terlalu muluk, dan jangan terlalu antusias.

Bukan saya yang ternyata dikalahkan oleh rasa kehilangan saya, dan tidak ada semangat untuk menatap apa yang akan terjadi kemudian hari. tetapi suatu pembelajaran saja buat saya, baiknya semua itu saya saja yang menjaganya didalam hati saya. agar tidak banyak orang tau dan mengolok-olok kalo ternyata resolusinya ndak ada yang jadi.. :((

Tetapi satu hal sederhana saja yang saya ingin bicarakan mengenai Resolusi tahun 2012 ini, bukan selalu tentang materi dan investasi. tetapi saya punya keinginan untuk menuliskan sebuah buku yang saya persembahkan khusus untuk Alm. Bapak saya. tidak sampe semuluk dijadikan hal yang dijual belikan, tetapi bukunya jadi, ada sampulnya dan saya bisa baca dan arsip di rak buku barengan dengan koleksi bacaan saya yang lain. kali ini harus bisa. *semoga*

Bicara Resolusi, ini resolusi saya. dan bagaimana dengan resolusi anda?

With Love,

nDue Findzha,
a.k.a Rini Astuti Handayani

2 komentar di “Bicara Resolusi

  1. Aduh aduh … Jadi sedih pas baca ingin membuat sebuah buku khusus Alm. Bapakke…

    Yang sabar ya kak,
    Semoga bukunya cepat selesai.. dan pinjamkan ke saya … hehehhe πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: