Kasmaran

Panah cinta sudah dilepaskan dari busurnya,
Langsung menikam tepat di hati ini.
Membuatku tersipu, menahan rasa kasmaran ini.
Rasa yang sudah lama tidak ku rasakan kehadirannya.

Kamu telah berhasil membuatku terpana,
Akan indahnya senja yang selalu mengingatkanku padamu.
Walau malam akan segera menggantikannya,
Tapi aku selalu menunggu fajar yang nantinya akan berubah kembali menjadi senja.

*mohon maaf kalo alurnya rada gak bagus, saya lagi belajar nulis puisi 😀 :D*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: