Aku Luka, Aku Gila

Mulanya aku tak paham ketika rasa itu datang. Banyak yang bilang seperti cahaya petang. Perlahan gelap sebab terang menghilang. Hampa. Tidak merindukan siapa-siapa. Tidak rindu padamu. Pada kehadiran senyummu. Pada suaramu di telingaku. Pada bibir yang diatasnya banyak ciumanku pernah terukir; semestinya ada rindu yang belum berakhir. Jingga mengayun untuk merutuk segala rasa. Fana. Seperti […]