One Litre Of Tears

Dorama Jepang yang pertama kali di tayangkan di seluruh dunia tahun 2005, dan kemudian Indonesia dengan kebiasaannya membuat film dengan cerita yang sama walaupun berbeda ending. Well, film ini sempat menjadi kontroversi karena pihak jepang melayangkan teguran untuk pihak pembuat Buhu Harian Nayla kenapa tidak mencantumkan kredit nama dan sumber sewaktu film ditayangkan dan ini masih menjadi misteri karena tidak ada kelanjutan dari kabar mengenai film ini.

Saya tidak ingin membahas tentang Buku Harian Nayla, tetapi One Litre Of Tears.

Dulu setiap saya nonton film ini, saya diomelin habis-habisan sama si mama. Kenapa? karena setiap nonton film ini saya nangis megap-megap dan abis itu mata saya sembab. Bengkak gak karuan, semakin saya nonton semakin saya larut dalam kesedihan yang ada.

Ikeuchi Aya, seorang remaja multi talenta berusia 15 tahun yang divonis spinocerebellar degeneration yaitu penyakit yang menyerang saraf otak yang melumpuhkan kemampuan untuk berjalan, bergerak, dan berbicara.

Setiap cerita dari film ini sangat berkesan. Dan saya sarankan untuk menontonnya tidak langsung ke special movienya karena itu hanya berisikan potongan-potongan cerita dari kisah 11 episode menjadi 2 jam saja untuk menggambarkan bagaimana Aya bertahan terhadap penyakit ini.

“Tujuan Hidupku hanya satu, aku hanya ingin hidup.”

Yang berkesan banget sebenarnya dari kisah hidupnya Aya ini adalah kasih sayang. Kasih sayang antara keluarga, kekasihnya, juga sahabat-sahabatnya. Saya merasakan betapa bersyukurnya aya mempunyai kekuatan dari orang-orang yang ada disekitarnya.

Aya bertahan selama 10 tahun dengan penyakitnya. Air mata yang tercurahpun tidak sedikit, bahkan karena aya, Asou Haruto pria yang selalu ada disamping aya memutuskan untuk memilih menjadi dokter. Pertemuan secara tidak sengaja yang menyebabkan Asou masuk ke sekolah dimana dia sudah ingin menyobek kartu ujian masuknya.

Aya akhirnya meninggal pada usia 25 tahun yaitu tahun 1988. Aya meninggalkan sebuah buku harian yang akhirnya menjadi best seller dan terjual lebih dari 1.1 juta copy. Tulisan aya begitu menyentuh orang-orang yang membacanya. Walaupun saya belum pernah membaca secara langsung tetapi melihat plot dari film aya, saya bisa merasakan betapa hebatnya menjadi seorang aya ini.

“Ibu, apakah saya bisa menikah?”

Pertanyaan aya diusia 20 tahun. Sepulang dari menghadiri pesta pernikahan salah satu guru di sekolah penyandang cacatnya.

“Tidak peduli seberapa lambatnya kamu berjalan, aku akan berjalan disampingmu. Tak peduli seberapa sulitnya kamu berbicara, aku akan mendengarnya dengan teliti. Aya, aku suka kamu. Aku menyukaimu.”

Dan hati saya luluh lantah ketika Asou menyatakan cintanya kepada Aya. Disaat aya sudah tidak bisa berjalan dan berbicara lagi. Seandainya ada pria sesetia dan senerima itu di dunia nyata, pasti deh pasti saya mau daftar jadi listnya. *ehh ini lost focus. Maksudnya list ditolaknya.” =))

Adegan yang saya nangis bombai adalah disini :

  1. Ketika perpisahan sekolah, Aya memutuskan untuk mengundurkan diri dari sekolah yang menjadi impiannya. Dan semua teman-temannya berlari sambil menyanyikan lagu 9 maret. Yang pernah aya dan teman-temannya bawakan selagi masa-masa kelas 1 SMA.
  2. Ketika aya menunggu kakak kelas yang dia sukai dari SMP di kebun binatang. Dia menunggu sampai kehujanan, lalu Asou mendatangi Aya dan membawakan payung. Aya berteriak “Aku ingin memiliki mesin waktu dan aku ingin memutar waktu sebelum aku sakit.”
  3. Ketika Adiknya Aya-Hiro merasa malu mempunyai kakak yang berjalan seperti Penguin dan di olok-olok oleh temannya. Sedangkan Ako membela kakaknya juga memberi tahukan bahwa seberapa buruknya aya, dia tetap kakak yang hebat. Kakak yang kuat. Dan dia berusaha menjahit baju bertuliskan Hiro disalah satu baju pertandingannya.
  4. Ketika Aya kembali ke rumah untuk natal terakhirnya, dan foto bersama. “Aku mendekatkan tanganku ke jantungku. Dug dug dug, masih berdetak dan aku masih hidup.”
  5. Disetiap penutup film, ada foto-foto kisah hidupnya Aya (Aya dalam kisah nyata) yang di tampilkan dan musik Only Human kolaborasi yang sempurna untuk membuat saya menangis.
  6. Pada special movie digambarkan bahwa Asou menelphone nomornya Aya, dan dijawab oleh operator bahwa nomor yang bersangkutan sudah tidak aktif lagi. Asou menangis. “Aya, aku ingin mendengar suaramu.”

Bahkan semua cerita dari film ini membuat saya menangis. Ahh ya penyematan judul One Litre Of Tears ini dirasa memang cukup ampuh dan memang tepat.

Menurut saya klimaks dari film ini sepanjang ceritanya. Tidak bertele-tele. Yah, mungkin ini kisah nyata jadi jalan ceritanya gampang membuat saya terhanyut dan melebur dalam penderitaan Aya.

Sampai saat ini saya masih suka menyanyikan lagu-lagu dari Ostnya One Litre Of Tears. Dan saya gak pernah bosan menonton film ini. Walaupun itu sudah berlalu hampir 8 tahunan yang lalu.

“Dokter Boleh saya bertanya sesuatu?”

“Tentu.”

“Penyakit ini, kenapa memilih aku..”

Pemeran dari film ini ada disini. 

dan gambarnya saya ngambil dari sini.

Untuk Lagunya ada disini dan disini.

Informasi tambahan yang gak penting  : Saya langsung ngefans abis sama pemeran dari Asou. hihihihi.

Semoga dengan nonton film ini. Kalian akan semakin menghargai kehidupan. 😉

Iklan

Media, Bukan Sekedar Untuk Rating

Hari ini saya mendapatkan sebuah telephone dari salah satu perusahaan riset untuk penyampaian media yang ada di Indonesia ini. Well, tadinya saya tidak ingin menerima telephone tersebut karena biasanya marketing selalu menawarkan hal yang sama, tetapi dia menjanjikan tidak ingin menawarkan apapun murni survey jadinya saya meng-iyakan untuk menjawab beberapa pertanyaan untuk melengkapi hasil dari wawancara saya sore ini.

Ada beberapa hal yang ditanyakan, dan saya menjawabnya. Sejujurnya saya sangat menyukai media cetak dibandingkan elektronik. Karena media cetak harian yang saya baca berisikan berita-berita yang santer-santernya dibicarakan dibandingkan dengan elektronik yang ada hanya di jam-jam tertentu.

Salah satu media cetak kesukaan saya adalah harian kompas. Kalau elektronik biasanya saya membuka detik. Untuk acara kesukaan saya adalah Transcorp dan Metrotv. Dua saluran yang selalu menjadi tontonan selepas saya menjadi buruh seharian.

Sampailah wacana masukan untuk media cetak dan elektronik itu apa, lantas saya menjawab dengan jujur apa yang selama ini menjadi unek-unek saya ketika nonton tayangan-tayangan yang sesliweran ada. Dan,  gak heran sampai ada yang membuat saya misuh-misuh bahkan ada juga yang membuat saya ketawa terbahak-bahak.

Gini, saya memberi tahukan kepada pihak pewawancaranya tentang iklan yang tidak saya suka.

“Mbaknya tahu tentang iklan dari Real Good Nyot? Saya sebenarnya sungguh sebah dengan iklan tersebut. Kenapa iklan tersebut lolos dan tayang di jam-jam sibuk yaitu dimana banyak penonton menyaksikannya kebanyakan sore saya temui. Itu iklan menggunakan beberapa model anak kecil, dan sungguh itu tidak layak tayang menurut saya.”

“Iya bu, apa yang membuat ibu berfikir seperti itu?”

“Itu bahasanya. Nyot, nyot, dikenyot, nyot, nyot, nyot, dikenyot, nyot. Coba mbaknya bayangkan kalau anaknya mbak atau anak-anak lainnya menirukan bahasa seperti itu dan menjadikan kebiasaan itu menurut saya bahasa yang saru, lho. Tapi koreksi saya kalau menurut mbaknya saya tidak benar ini hanya masukan saja lho ya. Dan satu hal lagi, ekspresi dari anak-anak tersebut yang membuat saya tidak suka. Mereka tidak seharusnya menjadi seperti itu.”

”Masukannya diterima, bu. Adalagi?”

“Saya juga gak suka dengan iklan salah satu Provider yang menggunakan bahasa tidak baku sehingga menjadi trend. Dan iklan itu lagi santer-santernya bahkan ada beberapa versi dari iklan tersebut. Ah ya, apa jadinya kalau besok para pemuda kita ikutan bahasa trend itu? Mbok ya kalau bisa itu meluruskan bahasa yang benar jangan malah meluruskan bahasa menjadi tidak baku..”

“Iya bu, itu sedang populer saat ini. Dan kami akan tampung untuk masukan-masukan dari ibu. Apakah adalagi yang ingin disampaikan?”

“Untuk acara sinetron itu terlalu banyak drama, over acting, dan karakternya kebanyakan jahat, iri dengki, dan tidak masuk akal. Kenapa tidak digunakan untuk mengisi jam-jam padat tersebut dengan acara komedi yang menghibur atau sekedar penyampaian media untuk pendidikan? Karena saya juga tahu biasanya untuk Rating tinggi apapun bisa di setting, bener kan mbak?”

“Iya ibu, kami terima kembali masukannya. Kalau dari segi media cetak apakah ada masukan untuk kami?”

“Tidak ada saya tidak ada yang masukan atau koreksi untuk media ini, karena selama ini baik-baik saja. Soalnya saya juga tidak banyak membaca media cetak untuk kasus gossip-gossip yang beredar.”

“Baiklah bu, masukannya kami terima semua untuk menjadikan penyampaian media lebih baik lagi dibandingkan sebelumnya. Terima kasih untuk waktunya yah ibu, selamat sore.”

“Terima kasih kembali.”

Saya benar-benar tidak suka dengan iklan-iklan yang ada saat ini. Bisa dihitung iklan yang bagus dan mendidik. Salah satunya A-Mild, yang ada penghijauan di tengah-tengah kota. Iklan Djarum 76, Coca Cola edisi Cinta Perdamaian, 3 edisi kebebasan, Iklan-Iklan yang ada selama bulan Ramadhan, dan iklan yang dikeluarkan oleh Pemerintah bisa dalam bentuk hemat air, listrik, sensus pajak, pilkada.

Dan, untuk yang memiliki anak-anak kecil jangan luput dari perhatian saat menonton acara-acara yang lagi tayang sesliweran saat ini. Ada baiknya berpindah ke tayangan menggunakan TV kabel, atau DVD yang sesuai dengan usianya.

Jangan sampai anak-anak itu ikutan bahasa yang sedang trend atau ikut-ikutan ngomong.. “Mama, kenyot ma, enak ma..” dan kemudian saya mau pingsan. 😐

Ada baiknya sebelum iklan tayang, mbok ya itu KPI di seleksi dulu dengan seksama apakah iklan tersebut layak tayang atau tidak.

Bagaimana menurut kalian?

Kalau Pria Bisa Haid?

Apa jadinya kalau pria juga mendapatkan ‘jatah’ setiap bulannya untuk haid, ya? Saya sih gak bisa bayangin. Karena bisa-bisa emosinya itu menimbulkan peperangan disana-sini, dan kalimat senggol bacok itu bener-bener kejadian. Hiyyyyy serem ya ternyata. *ngikik*

Saya jadi kepikiran sama salah satu iklan yang santer banget di tahun 2004-2005an. Iklan yang selalu membuat saya ketawa terbahak-bahak dan selalu saja menjadi perbincangan antara teman-teman saya entah itu pria maupun wanita.

Iklan itu dari minuman pengurang rasa nyeri ketika haid, yaitu ‘Kiranti Sehat Datang Bulan.” Entah karena iklan tersebut terlalu kontroversi atau gimana, iklan tersebut tidak bertahan lama berlalu-lalang di televisi.

Ada dua versi dalam iklan tersebut:

1. Didalam lapangan sepak bola. Dimana beberapa pemain sedang berbaris rapih. Ketika diujung barisan ada seorang pria secara tidak sengaja menyenggol payudara dari pria sebelahnya, dan pria tersebut menangis meraung-raung dan seketika memeluk pelatihnya.

Pria yang tadinya tidak sengaja menyenggol payudara temannya itu kaget dan bertanya kepada pelatihnya kenapa. Dan ada dialog seperti ini…

“Payudara aku kesenggol…” Kemudian terisak tangis dipelukan pelatihnya.

“Dia lagi PMS. Dan gak kebayang kan, kalau pria bisa datang bulan juga..” Dan pelatihnya menjawab seperti itu.

Saya selalu ketawa kalau iklan ini tayang, bener lho saya gak kebayang kalau seandainya aja pria bisa haid dan merasakan gimana badan ngilu, perubahan-perubahan bentuk badan selama PMS lagi datang. Biasanya masa-masa seperti itu ada beberapa bagian yang ngilu. Salah satunya yang divisualisasikan di iklan tersebut. Payudara yang membengkak dan ngilu ketika masa-masa itu datang. Nah, saya bisa berikan rating tertinggi kepada sang pencetus ide yang memvisualisasikan apa yang dirasa para perempuan ketika haid datang.

Baru juga kesenggol dah nangis sehisteris itu, apalagi kalau ngerasain gimana sakit dan nyeri setelahnya? =))

2. Ada 2 pria sedang duduk dan membaca koran. Kali ini ada satu pria yang mendadak kesakitan. Perutnya seperti ngilu dan diremas olehnya. Pria satunya terbengong-bengong melihat tingkah dari pria yang kesakitan tadi.

“Lu kenapa?”

“Biasa, PMS nih.. Perutnya nyeri..bentar ya kebelakang dulu mau ngecek.”

Nah ini yang bikin saya ketawa. Baru ngerasa PMS aja dia udah kesakitan sampe-sampe ngerasa sebegitu sakitnya dan meringis. Gak kebayang kalo pria beneran bisa haid perbulannya apakah ‘mereka’ akan sebegitu rapuh seperti visual dalam iklan tersebut atau tidak, itu masih menjadi misteri karena pria tidak haid seperti wanita.

Jadi, jangan heran kalau perempuan suka marah atau emosinya gak tertahankan kalau lagi mau haid atau ketika sedang haid. Karena rasanyaa juga gak karuan. Nyeri, ngilu, pegel, dan mual. Teman saya bahkan bisa sampai teriak-teriak dan pingsan saking kejam sakitnya.

Dan, saya menghargai betul setiap pria yang mengerti kondisi dari seorang perempuan kalau lagi masa-masa ini melanda. Jarang lho yang bisa mengerti apalagi memberikan saran untuk menghilangkan rasa sakit dan nyerinya.

Saya sendiri setiap siklus bulanan ini datang, suka bete seharian. Padahal tidak ada hal yang pantes untuk saya permasalahkan, tetapi rasa nyeri di perut ini yang buat saya gak nyaman ngapain aja seharian. Kalian para perempuan ngerasain yang sama gak, ya?

Kata mama dan beberapa teman saya menyarankan kalau mau sembuh harus menikah dulu. Saya sendiri ketawa dengarnya karena itu obat yang susyah dan gak bisa saya temukan dengan mudah di toko manapun. Jadi, untuk saat ini obat tersebut sangatlah langka dan mustahil. Itu bisa saya dapatkan beberapa tahun kemudian setelah saya menuliskan artikel ini. *mengamini dalam hati* Aminnn. 😉

Lha terus kalau pria yang haid obatnya apa? Wis mbuhlah, ini obate opo ada yang tau ndak? Coba minta tipsnya. =)) Kalau benar-benar pria bisa haid, apa yang akan terjadi, ya? *masih mikir dan kepikiran* =))

Posted from WordPress for BlackBerry.

Yang Penting Update

**foto yang menggambarkan muka saya  gak karuan**

Selamat sore semuanya.. apa kabarnya? baik-baik aja kan? Alhamdulillah kalau baik..

Gini, saya sebenernya ingin menceritakan tentang perjalanan kemarin saya ngebolang sama si Abang Hafiz tetapi berhubung foto-fotonya belum ada, jadi yaudah ini foto seadanya aja. :p yang penting ke update blognya.

Well, saya narsis ya? gak papa, kan ini rumah saya sendiri. isinya selepas ini kebanyakan foto-foto pribadi. karena bakalan banyak koleksi foto yang akan di share. entah itu perjalanan, makanan, atau curhatan. :p

Selamat hari senin, dan gimana hari minggunya kemarin?

**beduaan :p**

Beralih ke Pascabayar

**Belajar gahul dengan ikut-ikutan make kartu pascabayar* 😐

Beberapa waktu yang lalu, operator dari indosat menelephone saya untuk mengabarkan bahwa saya merupakan salah satu pelanggan setia Indosat. Dan mengabarkan juga bahwa saya mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan 1 buah nomor Pascabayar-Matrix dari Indosat.

Awalnya saya ragu dan saya bingung menggunakan dan cara perhitungan untuk pembayarannya. Tetapi saya dipilihkan paket unlimited dari nilai abodemen Rp.50.000,- saja. Dengan nilai abodemen segitu saya sudah mendapatkan fasilitas 1.000  Menit nelephone ke sesama Indosat, 100 Menit ke beda Operator, dan 1000 sms ke semua Operator. Nah, tapi ini hanya berlaku dari jam 00.00-17.00 dan untuk selanjutnya dihitung menggunakan tarif yang murah (menurut saya).

Tadinya, saya tidak ingin berganti nomor Indosat saya yang sudah menemani saya selama 3,5 tahun belakangan ini. Nomor yang udah sekali rusak SIM Cardnya tetapi saya bela-belain untuk mendatangi Gallery Indosat yang ada di Ruko Roxy Mas-Jakarta Pusat. Dan untuk menggantinya dengan sesuatu yang baru itu hal yang menyedihkan karena harus berpisah dengan benda yang menemani saya dan merangkai kisah bersama dengan saya. *hiperbolis :p

+62111 Incoming Call…

Sempat bingung ini nomor apaan, kenapa mendadak masuk ke nomor saya. Dan akhirnya saya angkat juga setelah teman saya menyarankan untuk mengangkatnya karena itu bisa dipastikan dari operator indosat menelephone saya langsung.

“Dengan Ibu Rini?”

“Iya, saya sendiri ada yang bisa dibantu?”

“Saya dari Indosat Matrix, mengabarkan bahwa ibu terpilih menjadi pelanggan setia indosat dan ibu mendapatkan 1 nomor pascabayar.”

“Kebetulan saya punya kerabat yang nomornya juga sama dengan saya lho mbak, hanya digitnya berbeda dibelakang, saat aktifasinya juga kami barengan apakah dia tidak mendapatkan nomor pasca juga?”

“Baiklah kami akan cek terlebih dahulu yah ibu..”

Tiktoktiktok. Beberapa waktu berlalu..

“Terima ibu telah menunggu, kami akan memberikan 1 nomor Pascabayar untuk Ibu, satu untuk kerabat ibu. Senin nanti ibu akan mendapatkan 2 nomor Pascabayar secara gratis ya ibu.”

“Wah terima kasih, mbak. Saya boleh request ndak? Nomornya samaan juga yah, dan kalau bisa nomor cantik juga.”

“Kami akan coba usahakan yah ibu.. baiklah saya akan data terlebih dahulu untuk kelengkapan kartu ibu.”

Setelah beberapa waktu akhirnya data saya selesai dilengkapi, dan ternyata saya banyak maunya juga ya. Pantesan gak heran kalau saudara saya dan kekasih saya itu merasa rada-rada gimana gitu kalau saya sudah mempunyai keinginan.

Akhirnya paketnya tiba, dan saya senang bukan main. Nomornya cantik banget, tidak jauh beda dengan nomor saya yang kemarin. Saya mengabari kerabat yang juga tidak lain adalah kekasih saya tersebut bahwa kita akan menggunakan nomor kembar lagi dengan digit nomor yang sama. Hanya beda ujungnya saja, tetapi dia lebih cantik nomornya. Karena kebanyakan angka 5 nya. 😐

Setelah seminggu saya menggunakan Pascabayar Indosat Matrix, saya tidak lagi bermasalah dengan signal. 3G terus-terusan, tidak pernah edge. Bahkan ketika malam hari yang biasanya edge dan pending, saat ini tidak pernah lagi saya rasakan untuk berhubungan itu pending.

Dan kemudahan lainnya adalah saya tidak perlu khawatir untuk kehabisan pulsa sewaktu-waktu. Tetapi, saya akan kaget nanti kalau di akhir periode. Ketika sebuah amplop datang ke kantor, dan ketika saya buka itu berisikan tagihan yang harus saya bayar, kalau tidak dibayar ya walhasil nomor saya di padamkan eh maksudnya dimatikan.

Pernah punya pengalaman dengan pasca atau pra bayar juga?

Menulis Untuk Findzha

Boleh kali ini aku meminta izin untuk menuliskan tentangmu? Izinkan aku untuk bercerita dan menuliskan tentangmu. Karena aku ingin menyampaikannya menggunakan tulisan ini, yang akan dibaca sampai waktu yang tidak akan bisa ditentukan, selama ‘rumah’ ini masih ada.

Ketika teman-teman kita mempunyai nama singkatan untuk mengabadikan kisah mereka dalam satu cerita, kita sudah mempunyai juga. Nama yang kita buat untuk inisial kita berdua, tanpa harus menuliskan namamu dan namaku yang kemudian menjadi panjang karena penggabungan nama kita. Nama yang kita buat 4 tahun lalu ketika ketidak sengajaan menjadikannya. Nama yang kemudian banyak orang salah memanggilmu karena seringnya aku menyebut nama itu. Nama yang kemudian menjadikanmu yakin bahwa suatu saat nanti nama itu akan kembali untuk kita, ketika aku pergi darimu untuk beberapa waktu lalu.

Findzha – Hafiz Ndue

Kamu ingat? Awalnya banyak orang yang tidak mengerti kenapa nama tersebut bisa menjadi singkatan nama kita. Bahkan, ada teman kita Iam-mDz yang masih gak ngerti kenapa bisa menjadi seperti itu. Walaupun aku sudah menjelaskannya berkali-kali tetapi tetap saja pria itu masih tidak mengerti. Entah karena tingkat kecerdasannya yang melebihi kita atau memang karena dia sudah gak ngerti harus dijelaskan seperti apa lagi. Tidak heran kan kalau kita memanggilnya ‘Mbouth..’ 🙂

Kemarin, aku singgah ke mukabuku dan aku menyambahi akun bernamakan namamu. Entah kenapa, setiap aku menyambahi tempat itu aku merasakan sedih yang tidak berkesudahan. Diluar sana, banyak orang menilaiku terlalu ‘jahat’ untukmu. Bahkan ada beberapa orang yang menganggapmu bodoh karena masih menunggu seseorang sepertiku. Masih percaya bahwa aku akan kembali kepadamu. Masih berharap bahwa aku akan menjadi seseorang untukmu yang menggandeng tanganmu dan menjadi gambaran seni untuk setiap karya yang kamu hasilkan. Masih terbesit pikiran bahwa aku akan menyambungkan kembali nama kita yang sempat aku hancurkan karena sikapku beberapa waktu yang lalu.

Lagi, harus aku ceritakan padamu. bahwa waktu yang akan menjawabnya. Dan sekali lagi, itu terjawab dengan meminta maaf dan menghadirkanmu kembali dalam setiap detik waktu yang bergulir. Waktu mengembalikanku kepadamu setelah apa yang aku perbuat kemarin tidak baik untukmu, untukku, dan untuk orang-orang disekitarku. Entah kenapa, aku merasa saat itu aku egois dan menghilangkan setiap logika yang seharusnya aku terapkan. Aku mematikan semuanya, dan ketika aku tersadar, aku menjadi seseorang yang benar-benar ‘jahat’ untuk semuanya.

Ingat beberapa waktu yang lalu ketika kita memilih batik kembar untuk pesta pernikahan temanku? Harusnya kamu ingat, batik itu baru sekali kita kenakan. Selepas itu tidak pernah lagi. Dan waktu bergulir dengan cepatnya. 2 tahun berlalu, kemarin kita sepakat untuk menggunakannya kembali. Ahh, baju itu masih muat dibadanku yang semakin melebar ini. Sedikitpun kamu tidak pernah mengomentari tentang keadaan badanku yang semakin berat kekanan. Justru, kamu dengan semangatnya mengarahkan mata lensa untuk memotret dan menjadikan wajahku tirus dan manis.

“Kamu cantik, dan kamu tidak bosan untuk aku foto.”

“Badanku tidak seperti model-model yang banyak difoto oleh teman-temanmu.”

“Tapi mereka tidak mempunyai senyum semanis kamu. Dan muka senatural tanpa make-up seperti kamu.”

“Mulai deh gombalnya. Mulai deh mau jadi kadalnya..”

“Mau dibuktiin? Apa kurang waktu penantianku kemarin untuk kamu merasakan dunia luarmu?”

“Ahh, bisa aja deh jawabnya.”

Kemudian aku akan terdiam. Hening. Dan inginku memelukmu, meyakinkanmu bahwa aku tidak akan lari darimu lagi.

Seperti pesanmu semalam. Ketika kita menghabiskan setiap detik untuk bercerita dan memutar kembali kisah perjalanan kita selama 4,5 tahun belakangan kita merajut cerita bersama. Dan selama itu banyak cerita pedih, sedih, tawa, bahagia, haru, dan senyum terjuntai menemani kita.

Hei, sedang apakah dirimu disana? Aku merindumu.

Kemarin, aku melihat foto yang ada di album seseorang. Rasanya pedih ketika aku melihat dia masih menyimpan beberapa foto denganmu. Entahlah aku bukan merasakan pedih karena dia masih menyimpannya, tetapi aku pedih karena ini semua terjadi karena keegoisanku beberapa waktu lalu.

Hati memang tidak bisa dipaksakan, seperti ucapanmu waktu itu. Kali ini aku menyadari bahwa memang perasaan manusia tidak bisa dipaksakan. Dan kamu telah membuktikan bahwa daripada perasaan dipaksa akan menyakitinya lebih dari aku menyakitimu.

Dia memiliki kamu dalam bentuk gambarmu, dan aku memilikimu utuh. Tidak hanya gambar, tetapi fisik dan hatimu. Akan kujaga sampai tidak seorangpun yang tersakiti karena keegoisanku lagi.

Selamat menjadi juri dari foto-foto anak SMU yang masuk kedalam mediamu. Jadilah seseorang yang adil untuk menilai dalam setiap karya yang dihasilkan.

Sama seperti foto-foto yang kamu perlihatkan kepadaku semalam, bahwa thema yang dilombakan adalah “My Hero”. Siapapun dari siswa/i yang menang, tetap kamu menjadi pahlawanku. Seseorang yang menyerupai pahlawan untuk menjadi idola. Terima kasih untuk setiap detail cerita dan tawa yang terbentuk.

Heart you, Lafindzha Fractalia Amora.

Android vs Blackberry

**Ketahuan Katroknya megangin 2 Gadget sekaligus**

Pada tahu kan kalau belakangan ini saya sedang belajar menjadi anak gahul? Pasti udah pada tahu kan ya? *eh ini kepedean berat!* *berat badannya over iya* =))

Jadi ginih, malam minggu yang lalu seperti belakangan ini saya ketemu sama teman-teman #mDz. Formasi kami saat itu ada saya, kakak hafiz, kakak yahud, dan kakak paling cantik si dewi memew. Biasanya kalau kami ngumpul bisa lebih dari ini, tetapi ternyata malam minggu kemarin sedang sibuk satu sama lainnya. Jadi kami hanya bisa berempat saja.

Well, kami berempat dengan kubu yang sama. Android dan Blackberry. Dan dengan pembagian yang adil, karena dua lelaki itu menggunakan Android, sedangkan kami perempuannya menggunakan Blackberry.

Entah kenapa lho, rasanya saya ini katrok dan ndeso banget ketika saya memegang Gadget yang dikeluarkan oleh Samsung dan dibandrol oleh Android tersebut. Harus saya akui mereka diatas saya jauh.

Dan teman saya, si yahud dia sudah menggunakan Samsung S3, yang dengan logonya “Designed For Human” jadinya buat yang tidak menggunakan handphone tersebut bukan manusia katanya. 😐 kebangetan teganya. =))

Nah, kalau kekasih saya. *uhukk* ini menggunakan Samsung Galaxy Tab, yang katanya dia, kalau saya sudah meminjam Gadget itu saya bisa asyik sama Instagramnya dan dia akan dicuekin. Jadi dia selalu beranggapan saya pacaran dengan Tabnya bukan orangnya.

Tabmu, Tabku juga kan, sayang?

Dan kalau seandainya aku punya Tab, Pastilah itu Tabku, ya Tabku.

 

Prinsip hubungan yang tidak adil saya lontarkan ke dia. =))

Jadi gini, beberapa hal yang membuat saya ingin menuliskan tentang keunggulan dan kekurangan dari 2 Gadget yang saat-saat ini sedang bersaing di pasar penjualan produk.

Kelebihan Blackberry :

  • Blackberry pasti mempunya aplikasi unggulannya yaitu Aplikasi BBM yang tidak pernah off, kecuali kalau paketnya habis. Jadi sepanjang waktu dia akan menyala.
  • Untuk Orang yang bekerja MobileHandphone ini sangat membantu dan masih menjadi andalan untuk digunakan
  • Saya masih mikir,
  • Dan masih belum dapat jawaban kelebihan lagi. 😐

Kekurangan Blackberry :

  • Ada beberapa aplikasi dari Android yang gak bisa diinstall disini. Seperti Instagram yang sekarang lagi santer-santernya.
  • Batterai cepat borosnya.
  • Saking banyaknya yang menggunakan, saya merasa ini udah hape sejuta umat.

Kelebihan Samsung Android :

  • Google voicenya itu loh anjrod! Keren banget 😐 saya speechless luar biasa. Entah ini bisa diaplikasikan ke BB atau tidak, tetapi di handphone saya tidak ada aplikasi ini. Dan, cukup ngomong kemudian bang google membantu kita mencari apa yang menjadi kegalauan kita untuk menemukan jawabannya. *hiperbolis.
  • Google Mapnya itu loh kebangetan kurang ajar kerennya! Saya gak bisa ngomong apa-apa lagi selain “WOW” ketika kekasih saya mencoba untuk mencarikan jalan saya untuk ke dewi sartika. Dan, arwwwwhhhhh. Kerennn!!!!
  • Banyak aplikasi Gamenya, dan aplikasi-aplikasi keren. Kemarin, saya di kasih tahu aplikasi gahul oleh kakak yahud. Itu semacam kayak jantungnya Iron-Man, terus aplikasi yang merubah foto menjadi cantik, terus pastinya Instagramnya. Dia selalu bilang. “mau jadi anak gahul beneran? Android dong.. design for human” saya cuman diem aja. Gak bisa bicara apa-apa.

Kekurangan Samsung Android :

  • Tidak adanya aplikasi BBM kalau mau mobiling Via Whatsapp.
  • Saya masih mikir apalagi kekurangannya.
  • Dan saya masih belum nemu apa kurangnya.

Saya dibuat bungkam oleh gadget kerennya si Samsung ini. Dan kepikiran buat beralih meninggalkan Orland untuk membeli Samsung saja. Tetapi, baru kemarin saya menuliskan tentang Orland. Ahh, saya di lema beneran.

Tetapi bener lho keren banget Android itu. BB saya sendiri dengan si Dewi hanya bisa diam dan merengek untuk tidak diputuskan meninggalkan mereka.

“Tenang, Orland, Torch, kami akan memacari kamu beberapa waktu mendatang, bisa jadi sebulan lagi kalian akan pensiun.”

Dan saya ingin beralih ke Android segera.

**Uhukk, ini kekasih saya dua-duanya. ya dia, ya tabnya. =))**

**Belajar gahul barengan kakak syaldan. minjem design for humannya dulu :|**

Tips Memacari Orlando

Perkenalkan, saya mempunyai kekasih siang dan malam namanya Orlando. 😉

Jadi gini, saya mau membagi tips untuk pacaran sama si Orland ini bisa awet lama. gak bentar-bentar putus terus nyambung. *eh ini apaaaa!!!* :p. Dan juga supaya Orlandnya gak sebentar-sebentar di sekolahin.

Anyway, berbicara sekolah, saya lupa kalau salah satu pacar saya lainnya-Pingky juga sedang dalam proses sekolah. Sudah dua minggu lamanya saya kepisah sama pacar saya ini, dan rasanya kangen berat. Entahlah, sudah pintar atau belum pacar saya ini. Tetapi sampai dengan sore ini belum ada kabar dari Kepala Sekolahnya yang mengabarkan bahwa dia sudah pintar dan bisa dibawa pulang.

*Sigh* Ini kenapa setiap saya punya barang pasti selalu disekolahin biar pintar dulu baru mereka nurut sama saya.

Kembali ke topik. Tadi, ada teman saya menanyakan apakah Orland saya rewel atau ndak? Saya jawab tidak untuk saat-saat ini. Kalau beberapa waktu lalu memang iya. Orland ini rewel banget, sebentar-sebentar harus diisi baterainya. Kalau tidak ya ujungnya meninggal. Padahal Orland belum seberapa lama, tetapi dia rewel saat itu.

Kenapa saya memilih Orland? Sederhana saja, Orland yang memilih saya waktu itu. Padahal saya niatnya ingin membeli Amstrong atau Apollo. Tetapi ketika saya memegang keduanya,  ternyata malah saya disodorkan oleh Orland. Saya jatuh hati, dan saya memilihnya untuk membawa pulang. Tetapi, semua itu butuh penyesuaian. Dan saya pernah menuliskannya disini.

Dan berikut ini tips untuk yang mempunyai pacar Orland juga.

  • Berhubung Orland ini Full Touch Screen ditekannya juga jangan ngoyo banget. Dia ini malu-malu gimana gitu ya, kalau make kuku aja dia gak mau. Harus menggunakan sidik jari. Dan sebaiknya yang mau pacaran sama Orland memang orang yang tidak bisa berkuku panjang. Termasuk saya. 😐
  • Jangan kelamaan di charge-nya. Biasanya 2 jam saja sudah penuh dan segera lepaskan kabel dari Orlandnya. Kasihan dia kalau kelamaan di charge. Malah jadi panas, orang aja kalau dikasih minum terus-terusan mabok, apalagi Orland. 😐
  • Kalau Orland udah mulai rewel panas dan suka nge-hang pasti itu udah kelebihan beban. Coba deh, jangan terlalu narsis kebanyakan foto :p dihapus-hapusin dulu aja foto dan jangan kebanyakan aplikasi yang di-install juga. Orland memang bisa menjadi teman multimedia yang keren, tetapi juga dia butuh space untuk bernafas. Orang aja kalau berada diruangan sesak aja gak bisa nafas, nah Orland juga seperti itu.
  • Kalau memang sudah benar-benar gampang panas dan nge-hang, mendingan langsung ketempat sekolah Orland. Dalam hal ini bisa di counter yang bekerja sama dengan service Orland. Kalau saya kebetulan belinya tempo hari di BB (Blackberry) Store, dan Alhamdulillah juga disana bisa membantu untuk meng-upgrade Orland. OS-7 Orland ini sebenarnya kinerja yang baik untuk orang yang Mobile kalau Orland lemot ya gak akan bisa membantu pekerjaan kita jadinya.
  • Orlandnya disayang-sayang jangan sampai dibanting juga, udah dipastikan Orland tewas seketika. Karena Orland ini sensitif banget.

Nah, cukup segitu saja tips yang bisa saya berikan untuk sama-sama menjaga pacarnya Orland. Supaya Orlandnya juga betah nemenin kita setiap waktunya. Dan saya pengennya Orland bisa ada sampai 2-3 tahunan kedepan. Oh ya, jangan sering-sering di Upgrade juga ya, karena beberapa aplikasinya akan hilang. Dalam hal ini beberapa pesan, dan Autotext.

Dan kalau mau meng-upgrade di BB Store juga gak make ribet, kok. Kemarin saya tidak perlu membawa boxnya atau bon pembeliannya. Cukup saya bercerita dan mereka akan mengecek apakah Orland dibeli disana atau bukan. Karena saya ingat juga tempo hari saya membelinya dimintakan KTP. Dan pas saya cek di tanda terimanya saya ketawa sendiri. Dan selama Orland belum berumur 2 tahun itu HARATISAN. Sengaja dicapslock biar kebaca. Sekali lagi ya. GRATISAN! =))

“Muhamad Hafiz” =)) *dikeplak*

Ternyata saya baru sadar, kalau Orland ini atas nama dia, dan bukan atas nama saya. Karena KTP saya waktu itu masih dalam proses perpanjangan. Dan waktu itu saya meminjam KTPnya, dan tercetaklah namanya untuk Orland.

Nah, semoga membantu ya teman-teman semuanya. Oh ya, setelah di upgrade, Orland sekarang udah adem ayem, dan anteng-anteng aja. Dia jadi semakin bersahabat. Oh ya, saya semakin mencintainya!

Apapun bentuk Orland, tanpanya saya tidak bisa seperti ini. Thanks for completed me, Orland.

Kamu di tengah malam

Jakarta, 19 Oktober 2012. Jam 00.15

*Ringtone pesan masuk whatsapp*
Pesan baru, Buka.

“Kamu lagi ngapain, cantik? Masih sibuk pacaran sama kerjaannya ya. Udah malem lho, mau istirahat kapan? Besok kan masih harus kerja juga. Istirahat ya segera.”

Aku membacanya tersenyum. Bahkan ditengah malam seperti ini dia masih menunggu kabar dan memberikan semangat.

*Klik whatsapp, Balas*

“Masih.. Dan ini pusing banget. Transaksinya acak-acakan. Jadi harus di cek satu persatu. Iya, sebentar lagi juga akan istirahat, Han. Dan segera tidur karena kondisi juga masih belum stabil. Besok masih kekantor juga. Yaudah, kamu juga tidur, ya.”

*Suara ringtone whatsapp, Buka*

“Baiklah, good nite cantik. Sleep well. Bangun dengan senyum dan semangat baru ya besok. Oh ya, ini aku kirimkan foto untukmu. Supaya tetap semangat dan tersenyum manis untuk keadaan apapun.”

Aku melihat foto itu, dan tersenyum sangat riang. Aku seperti bukan aku. Itu seperti orang lain. Bisakah wajahku kamu edit seperti jolie, Han? =)) *dikeplak*.

*Klik whatsapp, Balas*

“Aaaaaaa, kamu selalu sukses membuatku tersenyum ya. Apapun itu, terima kasih banyaaaakkk. I love it! I’m look so beautifull, right? tidak perlu dibalas lagi. Mari kita tidur. Good nite, Han. Sleep well too. And have a nice dream!”

Dan, sepertinya aku akan mimpi indah malam ini. :p selamat malam untukmu 😉 semoga mimpimu indah malam ini.

Heart you, Lafindzha Fractalia Amora!

Posted from WordPress for BlackBerry.

Warna Cinta

**Sepatu calon anak gahul**

Kemarin saya tidak masuk ke kantor. Sakit, tetapi saya bukan sakit kuning. Alhamdulillahnya seperti itu. Saya sakit demam setelah minggu kemarin badan saya di geber seharian di panasnya matahari. Jadi saya demam dan memutuskan untuk lebih baik istirahat dirumah.

Entahlah, saya merasa kepala saya pening setelah kemarin saya diuber-uber oleh laporan yang membuat saya semalaman spaning menahan emosi karena memang saya tidak mendapatkan jawaban dari orang-orang yang saya butuhkan tersebut. Salah saya memang.

Ah, saya meliburkan diri. Dan rasanya tidak karuan, setelah sadar semuanya sudah jam 12 siang, mendadak saya menerima sebuah pesan manis dari seseorang yang jaraknya tidak jauh dari saya saat ini.

“Sedang makan, ya? Gimana keadaan hari ini?”

“Tidak, baru bangun tidur. Ada kenapa? Keadaan tidak baik hari ini..”

“Kamu suka warna kuning?”

“Iya, mulai menyukainya semenjak ada si Poki.”

“Siapa Poki?”

“Boneka yang hasil kita gegilaan di FunWorld beberapa waktu yang lalu..abisnya udah banyak, tapi tiketnya gak nambah-nambah. Suram.”

“Tangan kamu gak hoki siy, makanya suram. Kemarin kan udah dapet bonus 270tiket dan udah dapet Poki juga kan? Itu 2.200 tiket, men. Sama gantungan kunci Angry Birds udah berapa sendiri itu. Hampir 2.500 tiket yang ketuker kemarin.”

“Hahaha, terima kasih, sweety!.”

“Masih mau belajar jadi anak gahul, gak?”

“Masih dong, tapi jangan ke CK lagi, kalau pulang dari sana besoknya masuk angin.”

“HAHAHA, anak gahulnya gagal. Jadi masih suka warna kuning, kan?”

“Iya, masih. Dan sangat suka..”

“Oke, lihat nanti ya. Istirahat dulu ya. Lekas sembuh. Jangan lupa makan dan minum air putihnya.”

“Mamaci..”

Dan, seperti itu perbincangan sama anak gahul itu. Sampai ketika sorenya saya dapati dia memberikan sepasang sepatu yang modelnya sudah saya idam-idamkan. Sepatu bertali, dan bermodel panjang. Ahh, ini keren banget.

“Ini keren dipakai di kakimu, Cantik”

“Ahh, kakiku gak cantik, karena berbulu.”

“Tenang, tetap cantik di mataku. Kapan kamu pernah jelek dimata aku siy sayang?”

“Gombal ish..”

“Kalau seperti ini apa gombal namanya?”

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA, dan pas saya buka sepasang sepatu. Big thanks for you, sweety!!”

“Sama-sama, dipakai nanti pas kuliah ya, dan nanti kita foto bareng. Tapi sepatunya doang aja, ya.”

“….. “

“Enggak-enggak, orangnya juga difoto.”

“HAHAHA, terima kasih banyak, sayang.”

Dan, dia menutup sore kemarin dengan hadiah yang menyenangkan. Dan membuat saya segar kembali untuk beraktifitas besok. Saya menjadi sehat seketika itu. What a life! Nah, ini yang membuat bocah-bocah dikantor kepengen sama saya.

Well, seorang teman berbicara sama saya bahwa saya beruntung dengan kehidupan saya yang menyenangkan dan tidak ada sedih-sedihnya. Ahhh, mereka. Semua hidup akan berputar dengan porsinya. Mereka melihat dari sekarang, seandainya mereka tahu bagaimana saya beberapa tahun yang lalu. Mereka tidak akan mengucap seperti itu. 😉

Cinta bukan sekedar kata-kata indah – seperti lagunya dewa.

Dan itu benar, jangan mau dibilang gegombalan kalau tidak bisa membuktikan. Dan, terima kasih untuk setiap bukti cinta yang pernah kamu hadirkan.

Heart you, Lafindzha Fractalia Amora!

**Foto Poki dan saya. ini ketika saya mendapatkannya membutuhkan usaha 2.200 tiket. 😐 dan, akhirnya kepegang juga. Poki cantik. dan teman saya ngiler abis-abisan sama boneka ini.**